Ajaran Berbagai Bangsa dan Agama Tentang Roh

Di posting oleh Almarhum Nukua pada 01:07 AM, 05-Jun-13 • Di: Filsafat-Agama , Sejarah-Budaya

roh.jpg

Bangsa dan Agama Hindu: adalah bangsa dan agama yang paling tua dalam kepercayaan tentang roh. Dari zaman purbakala yang tak kenal mulanya, bangsa dan agama Hindu percaya bahwa roh itu tiupan Illahi yang ditiupkan kepada manusia. Bila manusia mati maka rohnya berpindah ke tubuh lain yang tak dapat ditangkap oleh indera manusia. Akhirnya akan berpindah ke alam yang lebih tinggi dimana roh itu akan hidup kekal. Begitulah kepercayaan banyak bangsa-bangsa purbakala yang lainnya sekalipun diantaranya tidak ada hubungan satu dengan yang lain.

Bangsa Mesir: 3000 tahun sebelum masehi sudah percaya bahwa mati itu adalah perpindahan hidup dari satu alam ke alam lain yang lebih tinggi dan lebih luas. Sesudah roh yang meninggalkan tubuh manusia, roh itu masuk ke badan lain yang tidak berupakan daging dan tulang, yaitu badan halus yang tak berpengaruh terhadapnya segala pengaruh benda. Dan badan halus tersebut yang dinamakan KA.

Bangsa Tionghoa (China): adalah bangsa yang paling teguh kepercayaannya tentang kekalnya roh manusia. Lebih-lebih setelah lahirnya Kong Hu Tju di abad ke-6 sebelum Masehi. Kong Hu Tju (Konfusius) mengajarkan bahwa roh setelah keluar dari tubuh, mengambil tempat di tubuh lain yang berbeda dengan tubuh manusia. Kong Hu Tju juga mengajarkan bahwa disamping kita manusia yang hidup saat ini, ada banyak arwah-arwah dari orang-orang yang sudah mati sebelum kita. Hanya kita tidak dapat melihatnya. Tetapi diantara arwah tersebut ada yang dapat memperlihatkan diri kepada kita manusia yang masih hidup, berupakan tubuh pula. Setelah agama Budha tersebar di Tiongkok, kepercayaan ini semakin mendalam, karena agama Budha juga mengajarkan tentang kekalnya roh manusia.

Bangsa Persia: dengan filsafatnya yang terkenal di seluruh dunia. Lebih-lebih ajaran nabi mereka yang bernama Zoroaster. Di alam ini ada 2 roh besar yaitu Tuhan. Yang pertama ialah Tuhan yang menciptakan dan mengatur seluruh alam, Tuhan ini dinamai Armuzd. Yang kedua ialah Tuhan yang selalu merusak apa yang diciptakan Tuhan Armuzd. Tuhan perusak ini dinamai Ahriman. Antara kedua Roh atau Tuhan ini selalu timbul pertentangan dan pertengkaran, sehingga terjadi perang yang terus menerus antara keduanya. Roh (Tuhan) pertama mempunyai pembela-pembela yang berupakan Roh-Roh (Tuhan-kecil), atau disebut Roh tingkat kedua. Begitu juga Roh (Tuhan) kedua juga mempunyai pembela-pembela. Disamping setiap manusia yang hidup didampingi roh penjaga yang jadi pengikut Tuhan Armuzd, dan ada juga roh perusak pengikut Tuhan Ahriman. Bila manusia mati, maka roh-roh yang ada di sampingnya tidak ada pekerjaan lagi, lalu pindah ke langit di mana mereka hidup bersenang-senang tanpa ada pekerjaan apa-apa.

Bangsa Yunani: Yang telah banyak melahirkan filsuf hampir dalam segala bidang ilmu pengetahuan beberapa abad sebelum Masehi, juga banyak melahirkan filsuf yang memikirkan masalah roh manusia. Selain Socrates, Plato, Aristoteles, juga Thales yang hidup pada pertengahan abad ketujuh sebelum Masehi, berpendapat bahwa alam ini seluruhnya penuh dengan roh dan makhluk ghaib, roh-roh yang baik juga roh-roh yang jahat. Roh-roh dan setan berlapis-lapis banyaknya disekitar manusia. Mereka selalu melihat apa yang kita kerjakan, tapi kita tidak dapat melihat apa yang mereka kerjakan. Diceritakan bahwa Avimenedes yang hidup sezaman dengan Solon (orang terpintar dimasanya), mendapat petunjuk dari roh-roh manusia yang sudah mati, dan yakin bahwa roh manusia itu berpindah (reinkarnasi), dan menerangkan bahwa dia sudah berulang-ulang hidup dan mati di dunia ini. Ia mengatakan bahwa ia juga pernah hidup di dalam tubuh Ocus. Socrates dan Plato selain mengajarkan bahwa roh itu berpindah-pindah, juga mengatakan bahwa ada roh-roh yang menjaga manusia, dan ada pula yang memberikan kabar-kabar ghaib. Manusia yang masih hidup dapat bicara dengan roh-roh manusia yang sudah mati, dan mengatakan dia sendiri pernah mendengar suara roh.

favicon.ico

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter

Komentar

2 tanggapan untuk "Ajaran Berbagai Bangsa dan Agama Tentang Roh"

Dedi Sainsz pada 09:46 PM, 05-Jun-13

Selamat Malam Sob Udah Tidur Va Belum Mau Ngucapin Nice Post Dan Terimakasih Udah Berbagi Kawan, Jangan Lupa Mampir Di Gubuk Saya biggrin

Almarhum Ariyanto pada 12:10 AM, 06-Jun-13

@Dedi Sainsz,
mlm juga boss, ttep bgadang
thx kunjungannya, n pasti ane kunjung blog ente boss

Langganan komentar: [RSS] [Atom]

Komentar Baru

[Masuk]
Nama:

Komentar:
(Beberapa Tag BBCode diperbolehkan)