Merenungkan Susunan Tubuh Manusia

Diposting oleh Almarhum Nukua pada 23:57, 21-Mei-13 • Di: Filsafat-Agama

Seluruh alam yang maha luas dan segala isinya, bila kita pelajari dan renungkan adalah begitu hebat, indah dan sempurna susunannya. Begitu juga dengan susunan tubuh manusia, yaitu tubuh kita.

Tubuh manusia pada mulanya diciptakan Tuhan dari segumpal tanah, kemudian dari setitik air (nuftah = sperma) akhirnya menjadi darah, lalu menjadi segumpal daging, bertulang-belulang dan berurat syaraf, dan ditiupkanNya roh, lalu munculah segala anggota badan lahir ke dunia sebagai seorang bayi yang sempurna. Dan tumbuh menjadi seorang manusia dengan segala kecakapan, kepandaian dan kekuasaan.

Cobalah renungkan apa artinya, faedah dan pengaruhnya 2 mata bagi kehidupan seorang manusia. Apa pula arti, pengaruh dan faedah satu lidah dan 2 bibir itu. Cobalah kita renungkan nasib dan penderitaan seorang manusia yang tak punya mata. Tidak tahu apa itu terang dan gelap juga hitam dan putih. Pendeknya dengan tak punya mata, seperti lepas dari tangannya setengah nikmat Tuhan yang diterima dalam hidup.

Jangankan 2 mata, lidah dan bibir, kalau manusia mau merenung dan memikirkan, bagian apa saja dari tubuh kita ini, akan kagum dan terpesona karena pentingnya semua bagian dari tubuh manusia. Sungguh tak kecil arti dan faedah jantung, hati dan paru-paru, usus, kaki dan tangan, mulut, hidung dll. Apabila seorang manusia kehilangan satu bagian saja dari bagian-bagian tubuhnya, apapun dan yang mana saja bagian itu, pasti akan merasakan kekurangan dan kecanggungan dalam hidupnya.

Apalagi kalau manusia mempelajari akan jalannya makanan dan minuman melalui mulut, melalui pembuluh makanan, perut kecil dan perut besar atau ususnya. Bagaimana makanan diolah begitu rupa oleh bagian-bagian alat pencernaan sehingga urat-urat syaraf dapat mengambil sari makanan untuk dijadikan darah, daging, tulang atau untuk menambah kekuatan tubuh manusia.

Kita juga akan kagum mengetahui rapinya susunan tulang, urat syaraf dan lapisan kulit yang membungkus tubuh manusia. Satu susunan yang sampai sekarang belum dapat diketahui secara kongkrit. Sampai taraf mana tinggi pengetahuan dan kemajuan tang telah dicapai manusia, tetapi proses kejadian dari setitik air mani sampai menjadi manusia sempurna, tetap menjadi rahasia Penciptanya. Dan apa yang kita ketahui sebenarnya hanya sebagian kecil dari rahasiaNya, agar kita sadar akan kebesaranNya.

Dan diharapkan dari perenungan yang indah itu akan membawa kita bisa bersyukur dan membawa kita kepada pemikiran dan perenungan masalah mati. Karena hanya yang memikir dan merenungkan kehebatan dan keindahan susunan alam dan tubuhnya sendiri, yang akan dapat meyakinkan dan mempercayai kebesaran Penciptanya.

favicon.ico

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter

Komentar

Belum ada komentar. Tulislah komentar pertama!

Komentar Baru

[Masuk]
Nama:

Komentar:
(Beberapa Tag BBCode diperbolehkan)